Pentingnya Zikir bagi Ketenangan Jiwa dan Hati, Pesan Khutbah Jumat di MTsN 11 Majalengka

2 menit baca 18 dilihat
Pentingnya Zikir bagi Ketenangan Jiwa dan Hati, Pesan Khutbah Jumat di MTsN 11 Majalengka

CINGAMBUL – MTsN 11 Majalengka kembali menyelenggarakan ibadah Shalat Jumat berjamaah di Masjid Al-Amiin MTsN 11 Majalengka pada Jumat (7/8/2026). Kegiatan ibadah mingguan yang diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru, serta tenaga kependidikan ini berlangsung dengan khusyuk sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan rutin madrasah dalam menanamkan nilai-nilai spiritual serta membentuk karakter siswa yang religius.

Pada pelaksanaan Shalat Jumat kali ini, Nana Supriatna, S.Ag., hadir bertindak sebagai khatib. Dalam khutbahnya, ia mengangkat tema penting mengenai urgensi membiasakan zikir atau senantiasa mengingat Allah Swt. sebagai salah satu amalan utama yang dapat mendatangkan ketenangan hati dan jiwa di tengah berbagai tantangan kehidupan modern.

Dalam pemaparannya, Nana menjelaskan bahwa zikir tidak sebatas kalimat yang dilafalkan oleh lisan semata, melainkan esensi dari kedekatan vertikal seorang hamba kepada Sang Pencipta. Dengan memperbanyak zikir, seseorang akan dianugerahi ketenangan batin, keteguhan prinsip, serta kekuatan mental dalam menghadapi setiap persoalan hidup.

“Kehidupan saat ini penuh dengan berbagai kesibukan dan tantangan yang dapat membuat hati menjadi gelisah. Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya senantiasa membiasakan diri berzikir kepada Allah. Hati yang selalu mengingat Allah akan dipenuhi ketenangan, sehingga seseorang mampu menjalani kehidupan dengan lebih sabar, optimis, dan penuh rasa syukur,” tutur Nana di hadapan jamaah.

Khatib juga secara khusus menguatkan pesannya dengan mengutip firman Allah Swt. dalam Al-Qur'an Surat Ar-Ra’du ayat 28: “...Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”

Ayat suci tersebut menegaskan bahwa ketenangan jiwa yang hakiki tidak semata-mata bisa diperoleh dari limpahan harta benda, jabatan tinggi, ataupun kesenangan duniawi semata, melainkan melalui kedekatan kepada Allah Swt. lewat zikir, ibadah yang istikamah, serta sikap tawakal yang utuh kepada-Nya.

Lebih lanjut, Nana Supriatna mengajak seluruh jamaah, khususnya para peserta didik, untuk membiasakan amalan zikir dalam rutinitas harian, baik selepas menunaikan shalat fardhu maupun pada waktu-waktu lainnya. Kebiasaan mulia ini diyakini mampu menempa kepribadian siswa menjadi pribadi yang lebih sabar, tenang, santun, dan berakhlak mulia dalam berinteraksi sosial sehari-hari.

Rangkaian pelaksanaan Shalat Jumat berjalan dengan tertib dan khidmat. Melalui pesan khutbah yang sarat nilai edukasi spiritual tersebut, MTsN 11 Majalengka berharap para siswa semakin memahami pentingnya merawat hubungan vertikal yang erat dengan Allah Swt. Sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan nyata sebagai bagian dari ikhtiar madrasah melahirkan generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah.

Tags

Kontributor: Riyan Mardiyana, S.Pd.

Redaktur: A.T. Aditya

Bagikan Artikel

Komentar

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.

Tulis komentar

Tanggapan Anda membantu memperkaya diskusi publik madrasah.