CINGAMBUL – Pangkalan pramuka MTsN 11 Majalengka terus memantapkan persiapan menjelang keikutsertaan dalam ajang Jambore Ranting (Jamran) Tingkat Kecamatan Cingambul Tahun 2026. Sebagai bentuk keseriusan menghadapi agenda tahunan tersebut, para anggota pramuka mengikuti penambahan porsi latihan di luar jadwal rutin yang digelar pada Kamis (30/7/2026) di Lapangan Upacara MTsN 11 Majalengka.
Latihan tambahan ini diikuti dengan penuh semangat dan disiplin tinggi oleh para anggota yang terpilih sebagai kontingen jambore. Berbagai materi kepramukaan diberikan secara intensif, mulai dari latihan baris-berbaris (PBB), teknik pionering, simulasi kegiatan lapangan, hingga penguatan kerja sama regu dan pembinaan mental disiplin. Seluruh rangkaian materi dirancang khusus guna mendongkrak kesiapan teknis sekaligus membangun kekompakan tim secara utuh.
Suasana latihan berlangsung sangat tertib dan dinamis. Kendati dilaksanakan di luar jadwal reguler, para peserta tetap menunjukkan dedikasi yang luar biasa. Mereka menyadari bahwa Jambore Ranting bukan sekadar ajang unjuk kebolehan, melainkan sarana esensial untuk mengasah keterampilan, memperluas jaringan pertemanan, serta mengimplementasikan Satya dan Darma Pramuka dalam keseharian.
Pembina Pramuka MTsN 11 Majalengka, Dede Sudirman, S.Pd., mengungkapkan bahwa penambahan porsi latihan ini merupakan langkah taktis guna memastikan seluruh anggota memiliki tingkat kesiapan yang matang.
“Latihan di luar jadwal rutin ini kami laksanakan sebagai bentuk ikhtiar agar peserta semakin siap, baik dari sisi keterampilan, mental, maupun kekompakan. Kami berharap seluruh anggota mampu menampilkan kemampuan terbaiknya, menjaga nama baik madrasah, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pramuka selama mengikuti kegiatan jambore ranting,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Pelatih Pramuka MTsN 11 Majalengka, Nanang Koswara, S.Pd., menambahkan bahwa fokus latihan diarahkan pada pendalaman materi yang diujikan atau ditampilkan selama perkemahan nanti. Menurutnya, konsistensi dan ketekunan berlatih adalah kunci utama dalam menempa watak seorang tunas kelapa.
“Kami terus memaksimalkan waktu yang ada untuk memperdalam berbagai materi kepramukaan. Latihan tambahan ini bukan sekadar mengejar kesiapan teknis, tetapi juga membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama yang menjadi karakter utama seorang pramuka,” ungkap Nanang.
Melalui program latihan yang semakin intensif ini, pangkalan pramuka MTsN 11 Majalengka optimis seluruh kontingen dapat mengikuti Jambore Ranting Tingkat Kecamatan Cingambul 2026 dengan rasa percaya diri tinggi. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para siswa menjadi bukti nyata komitmen mereka untuk terus berkembang, berprestasi, dan membawa kebanggaan bagi almamater MTsN 11 Majalengka.
Tulis komentar
Tanggapan Anda membantu memperkaya diskusi publik madrasah.