Tegakkan Disiplin, Pembina dan Pengurus OSIM MTsN 11 Majalengka Gelar Pemeriksaan Barang Bawaan

2 menit baca 6 dilihat
Tegakkan Disiplin, Pembina dan Pengurus OSIM MTsN 11 Majalengka Gelar Pemeriksaan Barang Bawaan

CINGAMBUL – Guna mencegah pelanggaran tata tertib sekaligus memperkuat budaya disiplin, pembina dan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTsN 11 Majalengka melaksanakan pemeriksaan rutin barang bawaan siswa, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh kelas dengan pendekatan yang santun, edukatif, dan humanis.

Pemeriksaan ini bertujuan memastikan tidak ada barang bawaan yang dilarang atau benda yang berpotensi mengganggu proses pembelajaran maupun membahayakan keselamatan siswa. Selain itu, inisiatif ini dirancang untuk membangun kesadaran siswa agar bertanggung jawab atas barang bawaannya dan senantiasa mematuhi regulasi yang berlaku di madrasah.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan menghormati privasi siswa. Pembina dan pengurus OSIM memeriksa perlengkapan belajar secara bergantian, memastikan suasana tetap kondusif dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

Pembina OSIS MTsN 11 Majalengka, Wakhidatul Khoirunnisa, S.Pd., menegaskan bahwa pemeriksaan ini bukanlah tindakan mencari kesalahan, melainkan bagian dari proses pembinaan karakter.

“Kegiatan ini adalah langkah preventif untuk menanamkan kedisiplinan sejak dini. Kami ingin siswa fokus membawa perlengkapan yang mendukung proses belajar. Dengan disiplin yang terbangun dari kesadaran, lingkungan madrasah akan menjadi lebih aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Wakhidatul.

Melalui kegiatan ini, MTsN 11 Majalengka berharap nilai-nilai tanggung jawab, kepatuhan, dan integritas semakin mendarah daging dalam diri siswa. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang tertib, aman, serta mendukung pembentukan karakter siswa yang berakhlak mulia.

Tags

Kontributor: Riyan Mardiyana, S.Pd.

Redaktur: H. Asep S. Yasin, M.Pd.

Bagikan Artikel

Komentar

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.

Tulis komentar

Tanggapan Anda membantu memperkaya diskusi publik madrasah.