Menanamkan Cinta Al-Qur’an: Guru Tahfidz MTsN 11 Majalengka Bimbing Siswa dalam Setoran Hafalan

2 menit baca 9 dilihat
Menanamkan Cinta Al-Qur’an: Guru Tahfidz MTsN 11 Majalengka Bimbing Siswa dalam Setoran Hafalan

Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al-Amiin MTsN 11 Majalengka pada Selasa (4/8/2026). Para siswa terlihat khusyuk mengikuti program setoran hafalan Al-Qur’an yang dibimbing langsung oleh guru tahfidz, M. Iqbal Ashaby Sujud, S.Pd. Program ini merupakan bagian integral dari pembinaan karakter religius di madrasah.

Dalam kegiatan tersebut, guru tahfidz tidak hanya mendengarkan bacaan siswa, tetapi juga memberikan koreksi mendalam terhadap makharijul huruf, penerapan hukum tajwid, kelancaran, serta ketepatan hafalan. Setiap kesalahan diperbaiki dengan arahan yang sabar dan edukatif, sehingga siswa tetap termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas bacaannya.

M. Iqbal Ashaby Sujud, S.Pd., menekankan bahwa proses menghafal Al-Qur’an menuntut ketekunan dan konsistensi.

“Menghafal Al-Qur’an bukan sekadar mengejar target kuantitas. Ini adalah soal menjaga kualitas bacaan dan amanah ayat. Kami mendampingi siswa dengan penuh kesabaran agar mereka tidak hanya hafal, tetapi juga mencintai Al-Qur’an seumur hidupnya,” tutur Iqbal.

Pendekatan personal ini terbukti efektif dalam membangun rasa percaya diri siswa. Haura Nadzifa Heryadi, siswi kelas VIII-4, mengungkapkan antusiasmenya meski sempat merasa gugup saat disimak.

“Pak Iqbal sangat sabar membimbing kami. Koreksi yang beliau berikan justru membuat saya semakin termotivasi untuk menambah hafalan dan memperbaiki bacaan setiap hari,” ungkap Haura.

Melalui program rutin ini, MTsN 11 Majalengka berkomitmen mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga memiliki karakter disiplin, istiqamah, dan berakhlak mulia sebagai bekal utama di masa depan.

Tags

Kontributor: Riyan Mardiyana, S.Pd.

Redaktur: H. Asep S. Yasin, M.Pd.

Bagikan Artikel

Komentar

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.

Tulis komentar

Tanggapan Anda membantu memperkaya diskusi publik madrasah.