CINGAMBUL – MTsN 11 Majalengka menyalurkan santunan kepada sejumlah siswa yatim dan piatu yang merupakan bantuan dari Penyelenggara Zakat Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Selasa (21/7/2026). Penyerahan bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian Kementerian Agama terhadap peserta didik yang membutuhkan dukungan, sekaligus memperkuat nilai-nilai empati dan kebersamaan di lingkungan madrasah.
Santunan diserahkan secara simbolis oleh Plt. Kepala MTsN 11 Majalengka, H. Dede Apip Mustopa, S.Ag., kepada para siswa penerima di lingkungan madrasah. Kegiatan berlangsung sederhana namun penuh kehangatan, di mana raut bahagia tampak menghiasi wajah para penerima yang menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur.
Program santunan ini merupakan bentuk perhatian berkelanjutan dari Kemenag Kabupaten Majalengka. Selain membantu meringankan kebutuhan mereka, bantuan ini juga menjadi pengingat bahwa proses pendidikan tidak sekadar berfokus pada capaian akademik, melainkan turut menghadirkan kepedulian sosial sebagai bagian esensial dalam pembentukan karakter peserta didik.
Plt. Kepala MTsN 11 Majalengka, H. Dede Apip Mustopa, S.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka atas perhatian yang diberikan kepada para siswanya.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka atas perhatian dan kepeduliannya kepada siswa yatim dan piatu di MTsN 11 Majalengka. Bantuan ini bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi bukti bahwa anak-anak kita mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari banyak pihak. Semoga kepedulian ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, berprestasi, dan meraih cita-cita,” ujar Dede.
Ia menambahkan, pihak madrasah akan terus mendukung dan menyambut baik berbagai program sosial yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan peserta didik. Sinergi yang kuat antara madrasah, Kementerian Agama, dan para pemangku kepentingan diyakini menjadi pilar penting dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang unggul dalam prestasi sekaligus kaya akan nilai-nilai kemanusiaan.
Melalui kegiatan ini, MTsN 11 Majalengka berharap budaya berbagi dan kepedulian sosial akan terus mengakar di lingkungan madrasah, serta mendukung terwujudnya layanan pendidikan Kementerian Agama yang inklusif dan dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat.
Tulis komentar
Tanggapan Anda membantu memperkaya diskusi publik madrasah.